Prof. Mizan Uji Disertasi S3 Hukum Keluarga tentang Rekonstruksi Hak dan Kewajiban Suami-Istri dalam Perspektif Relasi Resiprokal

Bandar Lampung, 26 Juni 2026 – Ujian terbuka Program Doktor (S3) Hukum Keluarga Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung berlangsung dengan fokus utama pada kajian rekonstruksi konsep hak dan kewajiban suami-istri dalam hukum keluarga Islam. Kegiatan yang digelar pada Jumat (26/6/2026) pukul 13.30–15.30 WIB ini menghadirkan penguji eksternal dari United Arab Emirates University (UAEU), yaitu Prof. Dr. Mohd Mizan bin Mohammad Aslam. Mahasiswa Program Doktor Hukum Keluarga, Asep Holis Nurjamil (NPM 2074030014), mempertahankan disertasinya yang berjudul “Rekonstruksi Hak dan Kewajiban Suami-Istri dalam Hukum Keluarga Islam (Studi Relasi Resiprokal di Kalangan Perempuan Elit Majelis Taklim di Provinsi Lampung).” Substansi utama disertasi ini menekankan upaya pembacaan ulang terhadap konsep hak dan kewajiban suami-istri dalam hukum keluarga Islam dengan pendekatan relasi resiprokal. Penelitian tersebut tidak hanya berangkat dari teks normatif hukum Islam, tetapi juga mengkaji praktik sosial di kalangan perempuan elit majelis taklim di Provinsi Lampung untuk melihat bagaimana relasi keluarga dipahami dan dijalankan dalam kehidupan nyata. Dalam proses ujian, Prof. Dr. Mohd Mizan bin Mohammad Aslam sebagai penguji eksternal memberikan pendalaman terhadap kerangka teori yang digunakan dalam disertasi, khususnya terkait konsep relasi resiprokal yang ditawarkan promovendus. Ia menyoroti pentingnya kejelasan batas konseptual antara norma fikih klasik dan konstruksi sosial modern yang menjadi basis analisis penelitian. Selain itu, penguji eksternal juga menguji konsistensi antara pendekatan metodologis dan hasil temuan lapangan, terutama dalam menjelaskan bagaimana relasi suami-istri dapat direkonstruksi tanpa menghilangkan prinsip dasar dalam hukum keluarga Islam. Beberapa pertanyaan kritis juga diarahkan pada kontribusi akademik disertasi terhadap pengembangan wacana hukum keluarga Islam kontemporer. Diskusi akademik berlangsung mendalam dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu kebaruan konsep (novelty), ketepatan pendekatan penelitian, serta implikasi teoritis dan praktis dari hasil kajian. Tim penguji internal turut memberikan penguatan analisis serta masukan terhadap struktur argumentasi ilmiah yang dibangun dalam disertasi. Ujian terbuka ini dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. Tulus Suryanto, dengan Sekretaris Sidang Dr. Abdul Qodir Zaelani. Hadir sebagai penguji internal, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja’far, Prof. Dr. Hj. Linda Firdawaty, Dr. Efa Rodiah Nur, serta Prof. Dr. Hj. Erina Pane. Melalui ujian ini, disertasi tidak hanya diuji dari aspek kelayakan akademik, tetapi juga dikritisi secara komprehensif dari sisi konseptual, metodologis, dan relevansi sosial. Kehadiran penguji eksternal dari UAEU memperkuat dimensi akademik internasional dalam proses evaluasi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas penelitian di lingkungan Program Doktor Hukum Keluarga Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. (TWI)

Ujian Promosi Doktor MPI Bahas Manajemen Mutu Pembelajaran Bahasa Arab di MTsN Bandar Lampung, Hadirkan Penguji Eksternal dari UAEU

Bandar Lampung, 26 Juni 2026 – Suasana akademik mengemuka dalam Ujian Promosi Doktor Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung yang digelar pada Jumat (26/6/2026) pukul 10.00–12.00 WIB. Forum ilmiah ini mengangkat kajian utama tentang manajemen mutu pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kota Bandar Lampung, dengan menghadirkan penguji eksternal dari United Arab Emirates University (UAEU), yakni Prof. Dr. Mohd Mizan Aslam. Pada kesempatan tersebut, promovendus Hendri Setiabudi Sukma (NPM 2386031020) menyampaikan hasil penelitiannya yang berfokus pada upaya peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Arab melalui pendekatan manajerial di lingkungan madrasah. Disertasi berjudul “Manajemen Mutu Pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kota Bandar Lampung” tersebut menyoroti bagaimana proses pengelolaan pembelajaran dirancang secara sistematis mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi hasil belajar peserta didik. Ujian promosi doktor tersebut dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Tulus Suryanto, dengan Sekretaris Sidang Prof. Dr. H. Muhammad Akmansyah. Komposisi tim penguji terdiri atas penguji eksternal dari UAEU, Prof. Dr. Moh. Mizan Aslam, serta penguji internal yaitu Prof. Dr. H. Agus Pahrudin, Dr. Koderi, Dr. Oki Dermawan, dan Prof. Dr. H. Idrus Ruslan. Dalam forum ujian, Prof. Dr. Mohd Mizan Aslam menyoroti pentingnya perumusan indikator mutu pembelajaran yang lebih terukur agar hasil penelitian memiliki kejelasan dalam aspek evaluasi akademik. Ia juga memberikan catatan terkait perlunya penguatan keterkaitan antara konsep manajemen mutu pendidikan dengan realitas implementasi di madrasah. Selain itu, ia menekankan bahwa penelitian di bidang pendidikan madrasah perlu menghasilkan kontribusi yang bersifat aplikatif, sehingga temuan tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga dapat digunakan sebagai model peningkatan mutu pembelajaran di lembaga pendidikan lain dengan karakteristik serupa. Menanggapi hal tersebut, promovendus menjelaskan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan mutu pembelajaran Bahasa Arab sangat ditentukan oleh sinergi antara kepemimpinan madrasah, kompetensi guru, serta sistem evaluasi yang berjalan secara berkesinambungan dalam proses pembelajaran. Diskusi ilmiah dalam ujian berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis dari tim penguji, terutama terkait ketepatan metode penelitian, validitas data, serta kontribusi konseptual disertasi terhadap pengembangan ilmu Manajemen Pendidikan Islam. Pelaksanaan ujian ini menjadi bagian dari upaya Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam memperkuat kualitas akademik dan meningkatkan standar penelitian melalui keterlibatan penguji eksternal dari universitas internasional, sehingga diharapkan mampu memperluas wawasan ilmiah dan daya saing akademik pada tingkat global. (TWI)

Profesor UAEU Uji Disertasi Mahasiswa S3 Hukum Keluarga tentang Hermeneutika Evaluatif dalam Istinbat Hukum Islam

Bandar Lampung, 26 Juni 2026 – Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung kembali menghadirkan penguji internasional dalam pelaksanaan ujian terbuka Program Doktor (S3) Hukum Keluarga sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas akademik dan internasionalisasi pendidikan tinggi. Pada Jumat (26/6/2026), akademisi dari United Arab Emirates University (UAEU), Prof. Dr. Mohd Mizan bin Mohammad Aslam, bertindak sebagai penguji eksternal dalam ujian terbuka disertasi mahasiswa Program Doktor Hukum Keluarga. Mahasiswa yang menjalani ujian terbuka tersebut adalah Muhammad Asadurrohman (NPM 2374030012) dengan disertasi berjudul “Hermeneutika Evaluatif sebagai Alternatif dalam Istinbat Hukum Islam (Studi Kasus pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 24/PUU-XX/2022 tentang Penolakan Legalisasi Perkawinan Beda Agama).” Sidang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dengan dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Tulus Suryanto, didampingi Sekretaris Sidang, Dr. Relit Nur Edi. Dalam sidang tersebut, Prof. Dr. Mohd Mizan bin Mohammad Aslam sebagai penguji eksternal memberikan sejumlah pertanyaan kritis dan masukan akademik terhadap konstruksi teori, pendekatan metodologis, serta argumentasi hukum yang dibangun dalam disertasi. Pembahasan juga menyoroti relevansi penggunaan hermeneutika evaluatif sebagai pendekatan alternatif dalam proses istinbat hukum Islam, khususnya dalam merespons isu-isu hukum kontemporer yang berkembang di tengah masyarakat. Selain penguji eksternal, ujian disertasi juga melibatkan tim penguji internal yang terdiri atas Prof. Dr. H. Alamsyah, Prof. Dr. Maimun, Dr. H. Bunyana Solihin, dan Prof. Dr. Hj. Linda Firdawaty. Seluruh penguji memberikan evaluasi dan rekomendasi ilmiah untuk penyempurnaan disertasi sekaligus menguji penguasaan keilmuan promovendus terhadap tema penelitian yang diangkat. Kehadiran Prof. Dr. Mohd Mizan bin Mohammad Aslam sebagai penguji eksternal menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam meningkatkan mutu akademik melalui pelibatan pakar internasional. Selain memperkuat objektivitas penilaian, keikutsertaan akademisi dari perguruan tinggi bereputasi internasional juga diharapkan mampu memperluas perspektif keilmuan mahasiswa serta mendorong lahirnya penelitian yang memiliki kontribusi bagi pengembangan hukum Islam di tingkat nasional maupun global. Pelaksanaan ujian terbuka ini sekaligus mencerminkan visi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam menghasilkan lulusan doktor yang memiliki kapasitas akademik, integritas keilmuan, dan kemampuan menawarkan solusi ilmiah terhadap berbagai persoalan hukum Islam kontemporer melalui penelitian yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. (TWI)

Pakar Internasional UAEU Kupas Kualitas dan Dampak Riset Mahasiswa dalam Postgraduate International Colloquium Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung

Bandar Lampung, 25 Juni 2026 – Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung kembali memperkuat atmosfer akademik internasional melalui penyelenggaraan Postgraduate International Colloquium yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) di Ruang Auditorium Lantai 2 Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Mengusung tema “Global Insight, Research Impact, Future Leadership”, kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional, Prof. Dr. Mohd Mizan Aslam dari United Arab Emirates University (UAEU), sebagai narasumber utama yang secara langsung memberikan pembahasan dan masukan terhadap hasil riset mahasiswa Pascasarjana. Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Prof. Tulus Suryanto, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Postgraduate International Colloquium merupakan salah satu upaya Pascasarjana untuk membangun budaya akademik yang berorientasi pada kualitas riset dan kolaborasi internasional. “Forum ini bukan sekadar menghadirkan narasumber internasional, tetapi menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk menguji, mempertajam, dan menyempurnakan hasil penelitiannya melalui masukan langsung dari pakar yang memiliki pengalaman di tingkat global,” ujarnya. Berbeda dengan seminar pada umumnya, Postgraduate International Colloquium dirancang sebagai forum ilmiah yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa Program Magister dan Doktor untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan narasumber internasional. Setiap pemateri memaparkan temuan penelitian, metodologi yang digunakan, serta kontribusi ilmiahnya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam sesi utama, Prof. Dr. Mohd Mizan Aslam memberikan tanggapan, kritik konstruktif, dan rekomendasi terhadap setiap presentasi mahasiswa. Pembahasan tidak hanya berfokus pada substansi penelitian, tetapi juga pada penguatan metodologi, kebaruan (novelty), dampak penelitian (research impact), peluang publikasi pada jurnal bereputasi internasional, serta pengembangan jejaring riset lintas negara. Menurut Prof. Mohd Mizan Aslam, penelitian pada jenjang pascasarjana perlu menghasilkan kontribusi nyata yang mampu menjawab tantangan masyarakat global. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memperluas perspektif penelitian melalui kolaborasi internasional dan pendekatan multidisipliner sehingga hasil riset memiliki daya saing yang lebih tinggi. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif berdiskusi, menyampaikan argumentasi ilmiah, serta menanggapi berbagai masukan yang diberikan. Suasana akademik yang interaktif menjadikan forum ini tidak hanya sebagai ajang presentasi, tetapi juga sebagai proses pembelajaran ilmiah yang memperkaya wawasan penelitian mahasiswa. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Program Doktor dan Magister, Plt. Kasubag Tata Usaha, Gugus Penjamin Mutu, serta mahasiswa mahasiswi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Melalui penyelenggaraan Postgraduate International Colloquium, Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana melalui penguatan budaya riset, internasionalisasi akademik, dan pembinaan kapasitas mahasiswa agar mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, berdampak, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional. (TWI)

Kembali Ukir Prestasi, Delapan Mahasiswa dan Dosen S3 ES Jadi Presenter di Konferensi Internasional Rumania

Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung kembali menorehkan prestasi internasional melalui keikutsertaan delapan mahasiswa dan dosen Program Studi S3 Ekonomi Syariah sebagai presenter dalam konferensi internasional di Titu Maiorescu University of Bucharest, Faculty of Law and Economic Sciences Targu Jiu, Rumania. Partisipasi ini menjadi bukti nyata komitmen akademik dalam memperkuat kontribusi riset dan publikasi pada forum global. Empat tim presenter tampil membawakan hasil penelitian yang mengangkat isu strategis ekonomi syariah dan pengembangan ekosistem halal. Tim pertama, Siti Maisaroh dan Ahmad Habibi, mempresentasikan paper berjudul A Dual Scorecard of Compliance Maqasid in Indonesia’s Halal Ecosystem. Penelitian ini membahas pendekatan evaluatif terhadap implementasi maqasid dalam ekosistem halal di Indonesia. Tim kedua, Slamet Tedy Siswoyo dan Prof. Tulus Suryanto, mempresentasikan kajian bertajuk The Transformational Role of the Halal Industrial Ecosystem in Poverty Alleviation: A Qualitative Study on Sharia Economic Development in Indonesia. Kajian ini menyoroti peran transformasional industri halal dalam pengentasan kemiskinan melalui pembangunan ekonomi syariah. Selanjutnya, Zulaikah dan Mardhiyah Hayati membawakan paper Integrating Halal Certification, Supply Chain Transparency, and ESG: Strengthening Indonesia’s Halal Industry for Global Competitiveness. Sementara itu, Muhammad Kurniawan bersama Madnasir mempresentasikan penelitian Green Waqf for Environmental Sustainability: A Systematic Literature Review yang menyoroti wakaf hijau sebagai instrumen keberlanjutan lingkungan. Keikutsertaan delapan mahasiswa dan dosen ini memperkuat posisi UIN Raden Intan Lampung dalam pengembangan kajian ekonomi syariah di tingkat internasional. Partisipasi aktif pada forum global tersebut diharapkan mendorong lahirnya riset kolaboratif, publikasi bereputasi, serta penguatan kontribusi keilmuan Pascasarjana dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi berkelanjutan. (TWI)