Kembali Ukir Prestasi, Delapan Mahasiswa dan Dosen S3 ES Jadi Presenter di Konferensi Internasional Rumania
Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung kembali menorehkan prestasi internasional melalui keikutsertaan delapan mahasiswa dan dosen Program Studi S3 Ekonomi Syariah sebagai presenter dalam konferensi internasional di Titu Maiorescu University of Bucharest, Faculty of Law and Economic Sciences Targu Jiu, Rumania. Partisipasi ini menjadi bukti nyata komitmen akademik dalam memperkuat kontribusi riset dan publikasi pada forum global. Empat tim presenter tampil membawakan hasil penelitian yang mengangkat isu strategis ekonomi syariah dan pengembangan ekosistem halal. Tim pertama, Siti Maisaroh dan Ahmad Habibi, mempresentasikan paper berjudul A Dual Scorecard of Compliance Maqasid in Indonesia’s Halal Ecosystem. Penelitian ini membahas pendekatan evaluatif terhadap implementasi maqasid dalam ekosistem halal di Indonesia. Tim kedua, Slamet Tedy Siswoyo dan Prof. Tulus Suryanto, mempresentasikan kajian bertajuk The Transformational Role of the Halal Industrial Ecosystem in Poverty Alleviation: A Qualitative Study on Sharia Economic Development in Indonesia. Kajian ini menyoroti peran transformasional industri halal dalam pengentasan kemiskinan melalui pembangunan ekonomi syariah. Selanjutnya, Zulaikah dan Mardhiyah Hayati membawakan paper Integrating Halal Certification, Supply Chain Transparency, and ESG: Strengthening Indonesia’s Halal Industry for Global Competitiveness. Sementara itu, Muhammad Kurniawan bersama Madnasir mempresentasikan penelitian Green Waqf for Environmental Sustainability: A Systematic Literature Review yang menyoroti wakaf hijau sebagai instrumen keberlanjutan lingkungan. Keikutsertaan delapan mahasiswa dan dosen ini memperkuat posisi UIN Raden Intan Lampung dalam pengembangan kajian ekonomi syariah di tingkat internasional. Partisipasi aktif pada forum global tersebut diharapkan mendorong lahirnya riset kolaboratif, publikasi bereputasi, serta penguatan kontribusi keilmuan Pascasarjana dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi berkelanjutan. (TWI)