Penguji dari University of Malaya Hadir dalam Sidang Doktor PMI UIN RIL Bahas Optimalisasi Peran Kepolisian

Bandar Lampung (Humas Pascasarjana UIN RIL) – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menyelenggarakan ujian tertutup Program Doktor (S3) Pengembangan Masyarakat Islam pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di ruang sidang Pascasarjana. Sidang doktoral tersebut menghadirkan pembahasan strategis mengenai peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Islam, khususnya di wilayah Lampung Timur. Mahasiswa Program Doktor Pengembangan Masyarakat Islam, Meidy Hariyanto (NPM 2270031020), mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Optimalisasi Peran Kepolisian dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Pada Masyarakat Islam di Lampung Timur.” Disertasi tersebut mengangkat pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas sosial yang kondusif di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern. Penelitian ini menyoroti strategi, tantangan, serta pendekatan humanis kepolisian dalam membangun keamanan berbasis nilai-nilai sosial dan keislaman di Lampung Timur. Ujian tertutup dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. Tulus Suryanto, SE., MM., Akt., CA, dengan sekretaris sidang Prof. Dr. Hj. Rini Setiawati, M.Sos.I. Sementara itu, jajaran penguji terdiri atas akademisi dan pakar terkemuka, yakni Prof. Dr. Mohd Shahid Mohd Noh dari University of Malaya sebagai penguji internasional, Prof. Dr. H. M. Bahri Ghazali, M.A, Prof. Dr. Fitri Yanti, M.A, Dr. Hj. Sri Ilham Nasution, M.Pd, dan Prof. Dr. Faizal, M.Ag. Kehadiran Prof. Dr. Mohd Shahid Mohd Noh dari University of Malaya turut memberikan nuansa akademik internasional dalam pelaksanaan ujian tersebut. Berbagai masukan ilmiah dan penguatan metodologis yang diberikan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan disertasi, khususnya terkait pengembangan masyarakat Islam dan tata kelola keamanan sosial yang berbasis kolaborasi. Selama sidang berlangsung, diskusi akademik berjalan aktif dan konstruktif. Para penguji memberikan pendalaman terhadap aspek teoritis maupun implementatif penelitian, terutama mengenai efektivitas peran kepolisian dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat Islam di tingkat lokal. Melalui ujian tertutup ini, Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam melahirkan kajian-kajian akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial, keamanan, dan pengembangan masyarakat Islam di Indonesia. (TWI)

Penguatan Akademik Internasional, Profesor University of Malaya Uji Mahasiswa S3 Hukum Keluarga Pascasarjana UIN RIL

Bandar Lampung (Humas Pascasarjana UIN RIL) – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui pelaksanaan ujian tertutup Program Doktor (S3) Hukum Keluarga pada Kamis, 7 Mei 2026, di ruang sidang Pascasarjana. Sorotan utama dalam ujian tersebut adalah kehadiran akademisi internasional dari Malaysia, Prof. Dr. Mohd Shahid Mohd Noh dari University of Malaya, yang bertindak sebagai penguji utama dalam sidang disertasi Muhammad Asadurrohman dengan NPM 2374030012. Dalam ujian tersebut, Muhammad Asadurrohman mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Hermeneutika Evaluatif Sebagai Alternatif dalam Istinbat Hukum Islam (Studi Kasus Pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 24/PUU-XX/2022 Tentang Penolakan Legalisasi Perkawinan Beda Agama)”. Kehadiran Prof. Dr. Mohd Shahid Mohd Noh menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas akademik dan perspektif global pada kajian hukum Islam kontemporer di lingkungan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Sebagai akademisi dari salah satu universitas terbaik di Asia Tenggara, beliau memberikan penguatan substansi, kritik ilmiah, serta pendalaman metodologis terhadap konsep hermeneutika evaluatif yang diangkat dalam disertasi tersebut. Diskusi akademik berlangsung dinamis dengan pembahasan mendalam mengenai pendekatan istinbat hukum Islam dalam merespons persoalan hukum keluarga modern, khususnya terkait polemik legalisasi perkawinan beda agama di Indonesia. Pandangan internasional yang disampaikan Prof. Dr. Mohd Shahid Mohd Noh turut memperkaya perspektif keilmuan dalam sidang tersebut. Ujian tertutup dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. Tulus Suryanto, SE., MM., Akt., CA, dengan sekretaris sidang Prof. Dr. Hj. Linda Firdawaty, M.H. Turut hadir sebagai tim penguji yakni Prof. Dr. H. Alamsyah, M.Ag, Prof. Dr. Maimun, M.A, Dr. H. Bunyana Solihin, M.H, dan Prof. Dr. H. Muhammad Zaki, M.Ag. Melalui keterlibatan penguji internasional, Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung terus mempertegas langkahnya menuju penguatan mutu akademik bertaraf global. Kehadiran akademisi luar negeri dalam ujian doktoral juga menjadi wujud nyata pengembangan kolaborasi internasional serta peningkatan kualitas riset di bidang hukum keluarga. (TWI)

Ber-ISI Mendunia, Pascasarjana UIN RIL Hadirkan Wisudawan Terbaik Berintegritas dan Berdaya Saing Global

Bandar Lampung (Humas Pascasarjana UIN RIL) – Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung kembali menorehkan capaian membanggakan dalam Wisuda Periode I Tahun 2026 dengan melahirkan lulusan terbaik pada jenjang magister dan doktor. Prosesi wisuda yang berlangsung di GSG KH Ahmad Hanafiah, Kamis (30/04/2026), menjadi momentum penting dalam meneguhkan kualitas akademik dan integritas lulusan Pascasarjana. Sejalan dengan visi “Ber-ISI Mendunia”, Pascasarjana UIN RIL terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul tidak hanya dalam capaian akademik, tetapi juga dalam nilai spiritualitas dan integritas. Hal ini tercermin dari para wisudawan terbaik yang berhasil menunjukkan prestasi akademik sekaligus kontribusi keilmuan melalui karya ilmiah berkualitas. Pada jenjang Magister (S2), predikat wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi diraih oleh Faradilla Andini dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dengan capaian IPK sempurna, 4.00. Sementara itu, penghargaan tesis terbaik diberikan kepada Riski Tri Rusiana dari Program Studi Pendidikan Agama Islam atas karya ilmiahnya tentang implementasi kurikulum muadalah dalam peningkatan kualitas peserta didik. Di tingkat Doktor (S3), prestasi gemilang ditorehkan oleh R.A. Mustika Hariyanti dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam sebagai wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi, 4.00. Adapun penghargaan disertasi terbaik diraih oleh Muhammad Firsada dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam yang juga menjabat sebagai Asisten 1 Pemprov Lampung melalui penelitiannya mengenai strategi internalisasi wawasan kebangsaan dan moderasi beragama dalam pencegahan radikalisme. Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan Pascasarjana UIN RIL dalam mengintegrasikan keilmuan dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Para lulusan tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga kesadaran sosial, wawasan kebangsaan, serta komitmen terhadap moderasi beragama. Dalam konteks global yang terus berkembang, termasuk pesatnya kemajuan teknologi dan tantangan sosial, lulusan Pascasarjana diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang adaptif dan berintegritas. Konsep wahdatul ulum atau kesatuan ilmu menjadi fondasi penting agar ilmu pengetahuan senantiasa selaras dengan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan. Keberhasilan para wisudawan terbaik ini juga menjadi bukti nyata bahwa Pascasarjana UIN RIL terus berperan sebagai pusat pengembangan keilmuan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Prosesi wisuda ini sekaligus menjadi pengingat bahwa gelar akademik bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian dan pembelajaran sepanjang hayat bagi para lulusan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. (TWI)