Ketua Program Magister (S2) Ekonomi Syariah Jadi Presenter dalam INCOILS IV Tahun 2024

Ketua Program Magister (S2) Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Dr H Syamsul Hilal MAg berpartisipasi dalam International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS) IV. Kegiatan ini diadakan di Gran Senyiur Hotel, Kalimantan Timur pada28 November sampai dengan 1 Desember 2024. Konferensi ini mengangkat tema besar “Religion, Humanity, and Global Justice: Contributions of Islamic Discourses for Sustainable Peace”. Diangkatnya tema ini dengan tujuan utama memperkuat kontribusi akademik Islam dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan, acara ini mengundang para akademisi, mahasiswa pascasarjana, serta pemangku kepentingan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Swasta (PTKIS) di seluruh Indonesia. Para peserta konferensi ini diberikan kesempatan untuk mempresentasikan karya ilmiah yang berlandaskan penelitian, tesis, atau disertasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan Islam. Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai panggung diskusi akademik, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi antar pakar dalam membahas isu-isu penting yang mencakup ekonomi syariah, hak asasi manusia, pendidikan, ekologi, sosiologi agama, dan psikologi agama. Dr H Syamsul Hilal memaparkan materi dalam parallel session yang dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom dengan judul makalah “Family-Based MSMEs as Drivers of Sharia Economic Growth in Southeast Asia.” Dr Syamsul mengulas UMKM Berbasis Keluarga Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah yang terjadi di kawasan Asia Tenggara. Dihadiri oleh sejumlah pembicara kunci seperti Duta Besar Jepang, Australia, Jerman, dan Turki, serta akademisi terkemuka, seperti Prof Dr Phil Sahiron MA dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, konferensi ini diharapkan dapat memberikan perspektif global dalam kajian Islam. Konferensi ini juga berupaya memperkuat lingkungan ilmiah melalui pembentukan asosiasi ilmiah, serta memberikan penghargaan atas penelitian dan publikasi terbaik. Makalah-makalah yang terpilih dalam sesi paralel akan dipublikasikan dalam prosiding ber-ISSN dan jurnal terakreditasi nasional, menjadikan acara ini sebagai langkah penting dalam memperkuat daya saing akademik Islam di tingkat global. (TWI)

Dr Fitri Yanti Jadi Presenter di SINTA Talk 2024

Dosen Pascasarjana yang juga menjabat sebagai Ketua Program Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Dr Fitri Yanti MA hadir menjadi salah satu pembicara dalam SINTA Talk 2024. Kegiatan ini diselenggarakan pada 21 November 2024 di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali. SINTA Talk 2024 mengusung tema “Lesson Learn, Inovasi, dan Optimalisasi Pemanfaat Data SINTA”, dengan tujuan meningkatkan peran Sistem Indeksasi dan Sitasi (SINTA) dalam kegiatan penelitian, pengabdian Masyarakat, dan kebijakan berbasis data. Kegiatan ini diadakan setiap tahun dengan menghadirkan para akademisi, peneliti, ilmuwan, dan pembuat kebijakan untuk mendiskusikan hasil penelitian serta pengembangan fitur terbaru pada platform SINTA. Dr Fitri yang tampil mewakili UIN Raden Intan Lampung tampil sebagai salah satu presenter dalam forum bergengsi ini. Dalam presentasinya yang bertajuk “Peran SINTA Mendorong Kesetaraan Gender dalam Riset (SDG 5).” “Platform SINTA memiliki potensi besar untuk memberikan pandangan kesetaraan gender dalam riset (SDG 5) yang lebih mendalam terhadap pembangunan berkelanjutan,” ungkap Dr. Fitri di hadapan para peserta. Sistem Indeksasi dan Sitasi (SINTA) adalah platform nasional yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja perguruan tinggi, capaian dosen, serta penelitian di Indonesia. Platform ini juga menyediakan data analitik terkait World Class University (WCU), PTNBH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum), dan Penetapan Angka Kredit (PAK). Dengan materi yang relevan dan inovatif, Dr Fitri Yanti berhasil menegaskan pentingnya platform SINTA dalam mendukung kesetaraan gender dalam riset (SDG 5) pada pembangunan berkelanjutan. Kehadirannya juga menunjukkan peran UIN Raden Intan Lampung dalam melahirkan akademisi yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. (TWI)

Tema Webinar Internasional S2 IAT: Kedudukan Al-Qur’an Terhadap Isu-Isu Kemanusiaan di Era Digital

Program Studi S2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung selenggarakan Webinar Internasional bertema “Rethinking Qur’anic Studies in Responding to Humanities Issues in the Digital Era” pada hari Selasa, 19 November 2024. Webinar diselenggarakan melalui platform Zoom ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si. Wakil Rektor 1 UIN Raden Intan Lampung juga turut hadir sebagai sebagai Keynote Speaker dengan memberikan pandangan serta arahannya terkait tema yang diangkat. Webinar ini menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya yang berasal dari belahan dunia; Dr. Monavvar Shayestehkhoo (Mudir Maktab Narjes Mashhad Iran), Fahad Muhanna Salem Al-Ahmadi, Ph.D (Islamic University of Madinah), Prof. Dr. H. Yusuf Baihaqi, Lc., MA (UIN Raden Intan Lampung), dan Dr. Lukman Nul Hakim MA (UIN Raden Fatah Palembang). Diskusi ini dimoderatori oleh Dr. H. Muslimin, M.A. selaku dosen Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung. Yang menarik dari webinar ini, selain menghadirkan para pakar narasumber, juga menampilkan presenter mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir perwakilan mahasiswa S2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dan mahasiswa S2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang. Parallel session ini merupakan kolaborasi S2 IAT Pascasarjana UIN RIL dan S2 IAT Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang. Sesi ini diawali dengan presentasi dari Andieni Putri Olivia Arifin dariUIN Raden Intan Lampung dengan materi “Connecting Qur’anic Values with Global Challenges in the Digital World”. Najah Umniyati yang juga berasal dariUIN Raden Intan Lampung dengan materi “Membumikan Nilai-nilai Al-Qur’an dalam Menjawab Tantangan Kemanusiaan di Era Digital: Refleksi dari Krisis Gaza.” Dilanjutkan dengan presentasi perwakilan mahasiswa S2 IAT Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang. Azka Zahro Nafiza (UIN Raden Fatah Palembang) mempresentasikan “Artificial Intelligence as New Attempt to Translate the Quran.” Berbeda dengan Azka, Khairul Atfal (UIN Raden Fatah Palembang) mempresentasikan materi “Tafsir Shafahi (A Response to Polemic Verses in Indonesia.” Webinar ini sukses diikuti oleh 130 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Peserta webinar mendapatkan banyak wawasan mengenai kedudukan Al-Qur’an terhadap isu-isu kemanusiaan di era digital yang menjadi tema utama webinar ini. Selain itu, acara ini juga memberikan fasilitas gratis serta sertifikat bagi para peserta yang mengikuti kegiatan sampai akhir. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan dapat memberikan manfaat ilmu dan wawasan terhadap kedudukan Al-Qur’an di Era Digital terutama dalam menanggapi isu-isu kemanusiaan yang sedang terjadi pada saat ini. (TWI)

Pascasarjana Jalani Audit ISO 9001:2015 dan 21001:2018 Stage 2

Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) jalani Audit Stage 2 ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana Lt. 2 (Rabu, 6 November 2024). Audit Stage 2 ini dihadiri oleh Tim Auditor dari British Standards Institution (BSI), Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Prodi, Gugus Penjaminan Mutu Pascasarjana, Kasubbag Tata Usaha, Unit Penjaminan Mutu Prodi dan Tendik di lingkungan Pascasarjana. Pencapaian Akreditasi Unggul yang diraih Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung akan diperkuat dengan diraihnya sertifikasi ISO. Audit Stage 2 ini bertujuan untuk mengevaluasi administrasi sistem perkuliahan dan sistem kurikulum yang telah berjalan di UIN Raden Intan Lampung, khususnya Pascasarjana dengan 12 Prodi didalamnya. Sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 ini akan memperkuat pencapaian tersebut dan merupakan langkah penting dalam Continual Quality Improvement. Sertifikasi ISO 9001:2015 merupakan komitmen UIN Raden Intan Lampung untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan dengan memastikan kurikulum yang mutakhir, proses pembelajaran yang efektif, dan sistem penilaian yang objektif. Audit dibuka langsung oleh Direktur Pascasarjana. Dalam sambutan pembukaannya, Prof Ruslan menyampaikan bahwa Pascasarjana siap jalani audit ISO Stage 2 dan mendukung instrumen keunggulan UIN Raden Intan Lampung agar sistem manajemen didalamnya semakin tersusun dan terkendali dengan baik. Audit Stage 2 ini berbeda dengan Audit Stage 1 yang lalu, tim auditor langsung melaksanakan interview di masing-masing prodi dan juga bagian akademik Pascasarjana. Tim auditor memastikan instrumen-instrumen penilaian yang akan diaudit sudah dilengkapi oleh prodi-prodi di Pascasarjana untuk mewujudkan mutu yang terkontrol melalui standar ISO ini. Selain itu, sertifikasi ISO ini akan mendukung layanan administrasi, akademik, dan kemahasiswaan yang semakin prima dengan standar yang cepat, tepat, dan transparan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan seluruh stakeholders, mulai dari mahasiswa, dosen, staf, hingga mitra kerja yang lebih luas. Pascasarjana sukses menyelesaikan audit ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 Stage 2 dan UIN Raden Intan Lampung direkomendasikan untuk peroleh sertifikat ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018. (TWI)

Program Magister Pengembangan Masyarakat Islam Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi BAN-PT

Program Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menjalani proses Asesmen Lapangan dalam rangka akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Proses asesmen lapangan ini merupakan tahap penting dalam penilaian kualitas Program Magister (S2) PMI, yang dilakukan oleh tim assesor dari BAN-PT. Tim tersebut secara langsung melakukan observasi dan evaluasi terhadap seluruh aspek kegiatan akademik dan administratif yang terkait dengan penyelenggaraan program studi. Direktur Pascasarjana, Prof Dr Ruslan Abdul Ghofur MSi, menyambut baik kehadiran tim asesor dan menyatakan kesiapan pihaknya dalam menjawab segala pertanyaan serta memberikan informasi yang diperlukan. “Kami optimis dan insyaAllah bisa mengikuti jejak S2 PAI DAN S2 PBA yang meraih akreditasi unggul dan semoga kehadiran asesor dapat memberikan manfaat sesuai yang diharapkan.,” ujar Prof Ruslan. Tim asesor BAN-PT yang terdiri atas Dr Rasidah MAg dari UIN Ar Raniry Aceh dan Dr Abdur Rozaki SAg MSi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan penilaian terhadap beberapa komponen, antara lain kurikulum, proses pembelajaran, sarana dan prasarana, tenaga pengajar, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelayanan kepada mahasiswa, dan luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, mereka juga berinteraksi langsung dengan dosen, staf, mahasiswa, alumni, dan stakeholder untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kehidupan akademik di Program Magister (S2) Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Proses asesmen lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi akreditasi yang melibatkan berbagai pihak terkait di lingkungan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Hasil dari asesmen ini akan menjadi dasar bagi BAN-PT untuk memberikan rekomendasi dan penilaian akhir terkait akreditasi Program Magister Pengembangan Masyarakat Islam. Dengan harapan agar Program Magister (S2) PMI dapat memenuhi standar kualitas tinggi, asesmen lapangan ini dianggap sebagai langkah krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan di UIN Raden Intan Lampung khususnya Pascasarjana. (TWI)