Pascasarjana UIN RIL Mantapkan Mutu Pendidikan melalui Surveillance ISO 21001:2018

Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan mutu dengan melaksanakan Surveillance ISO 21001:2018 oleh British Standards Institution (BSI) pada Selasa–Rabu, 18–19 November 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 2 gedung Pascasarjana dan dihadiri oleh jajaran pimpinan, mulai dari Direktur, Wakil Direktur, Plt. Kasubbag Tata Usaha, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), hingga tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana. Pelaksanaan surveillance ini merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bentuk pemantauan terhadap konsistensi penerapan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (Educational Organization Management System/EOMS) berbasis standar internasional ISO 21001:2018. Standar ini menjadi acuan internasional dalam memastikan organisasi pendidikan mampu memenuhi kebutuhan pembelajar serta menjamin keberlanjutan proses akademik dan administratif secara efektif. Audit dilakukan oleh auditor BSI, Dotto, yang melakukan penelusuran menyeluruh terhadap berbagai aspek manajerial dan akademik di Pascasarjana. Proses peninjauan meliputi pemeriksaan dokumen sistem mutu, identifikasi pelaksanaan SOP, kesesuaian layanan akademik, kepuasan pemangku kepentingan, evaluasi risiko, serta tindak lanjut perbaikan berkelanjutan yang telah dijalankan oleh setiap unit. Selain itu, dilakukan pula diskusi dan klarifikasi bersama para pimpinan program studi dan tim penjaminan mutu untuk memastikan setiap proses berjalan selaras dengan standar yang ditetapkan. Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Surveillance ISO 21001:2018 yang menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu tata kelola pendidikan di Pascasarjana. Beliau menegaskan bahwa audit ini merupakan momentum evaluasi bersama untuk memastikan seluruh proses akademik dan manajerial berjalan sesuai standar internasional. Tak lupa, Direktur memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pimpinan, Kaprodi dan Sekprodi, Gugus Penjaminan Mutu, serta tenaga kependidikan yang telah bekerja maksimal menyiapkan kebutuhan audit sehingga kegiatan dapat berjalan lancar. Melalui proses ini, Direktur berharap Pascasarjana semakin profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa maupun pemangku kepentingan lainnya. Sejalan dengan sambutan tersebut, auditor BSI, Dotto, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pascasarjana dalam melaksanakan surveillance tahun ini. Ia menekankan bahwa ISO 21001:2018 merupakan standar penting yang memastikan organisasi pendidikan mampu memahami kebutuhan pembelajar dan menyediakan layanan yang konsisten serta berkualitas. Menurutnya, dari peninjauan awal, terlihat adanya komitmen positif dan semangat perbaikan berkelanjutan dari seluruh unit di Pascasarjana. Dotto juga menambahkan bahwa audit ini akan dilakukan secara objektif dan konstruktif, dengan tujuan membantu institusi memperkuat sistem manajemen mutu serta meningkatkan kualitas layanan akademik. Ia berharap kegiatan ini memberikan dampak signifikan bagi peningkatan mutu Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung ke depannya. Melalui pelaksanaan Surveillance ISO 21001:2018 ini, Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung menegaskan langkah strategis menuju tata kelola pendidikan yang semakin unggul dan berdaya saing internasional. Kegiatan ini tidak hanya memastikan kesesuaian dengan standar, tetapi juga memperkuat budaya mutu yang berfokus pada kepuasan pembelajar serta peningkatan berkelanjutan. Pascasarjana berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang profesional, terukur, dan berorientasi pada mutu di setiap aspek penyelenggaraannya. (TWI)

Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung Teguhkan Komitmen Ekoteologi Lewat Stadium General Pascasarjana

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus berwawasan lingkungan. Hal itu kembali ditegaskan melalui kegiatan Stadium General bertema “Peran Agama dalam Membangun Keseimbangan Ekologis: Perspektif Ekoteologi” yang digelar di Ballroom kampus setempat, Jumat (31/10/2025). Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Phil. H. M. Nur Kholis Setiawan, M.A., Guru Besar UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, yang dikenal sebagai pakar tafsir dan pemerhati isu lingkungan. Dalam sambutannya, Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D. menegaskan bahwa tema ekoteologi sangat relevan dengan isu-isu global dan menjadi bagian dari program prioritas Kementerian Agama RI. “Isu ekoteologi kini menjadi perhatian lintas agama, baik di dalam negeri maupun internasional. Dan bagi UIN Raden Intan Lampung, konsep ini bukan hal baru—ia sudah menjadi bagian dari jati diri kampus sejak transformasi kelembagaan,” ujar Rektor. Lebih lanjut, Prof. Wan Jamaluddin menjelaskan bahwa komitmen kampus terhadap visi green campus telah terbukti nyata melalui keikutsertaan UIN RIL dalam UI GreenMetric sejak tahun 2018. “Selama tujuh tahun berturut-turut, kita meneguhkan diri sebagai the greenest campus among PTKIN. Namun lebih dari itu, kepedulian lingkungan di UIN RIL juga berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal dan spiritualitas Islam yang memuliakan bumi,” tegasnya. Rektor juga menyinggung sejumlah inisiatif kampus yang merefleksikan semangat ekoteologis, seperti perjuangan menjadikan KH Ahmad Hanafiah sebagai Pahlawan Nasional dan penerjemahan Al-Qur’an berbahasa Lampung, yang dinilai sebagai wujud harmoni antara agama, budaya, dan lingkungan. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si. melaporkan capaian akademik tahun 2025. Ia menyampaikan bahwa Pascasarjana UIN RIL tahun ini menerima 257 mahasiswa baru dari 13 program studi, terdiri atas 9 program magister (S2) dan 4 program doktor (S3). “Kami bersyukur, tahun ini untuk pertama kalinya membuka Program Doktor Ekonomi Syariah, satu-satunya di Sumatera bagian selatan. Sementara S3 Pengembangan Masyarakat Islam juga menjadi satu-satunya di Indonesia,” ungkapnya. Dari total 13 prodi, lima di antaranya telah terakreditasi unggul, sedangkan sisanya berakreditasi baik sekali. Pascasarjana menargetkan sedikitnya 75 persen program studi mencapai akreditasi unggul agar mahasiswa dapat mengakses berbagai peluang beasiswa seperti LPDP. Dalam pemaparan materi berjudul “Islam and Ecology: Environmental Theme in the Tafsir al-Qur’an Tematik of the Indonesian Ministry of Religious Affairs”, Prof. Nur Kholis Setiawan mengajak peserta merefleksikan kembali hubungan antara manusia dan alam. Ia menuturkan bahwa krisis lingkungan global merupakan cerminan dari krisis moral dan spiritual manusia. Karena itu, nilai-nilai keagamaan harus hadir sebagai solusi dalam membangun kesadaran ekologis. “Melalui Tafsir al-Qur’an Tematik yang diterbitkan Kementerian Agama tahun 2009, Islam menegaskan pentingnya pelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari amanah kekhalifahan manusia di bumi,” jelasnya. Menurutnya, tafsir tersebut menjadi tonggak penting yang menginspirasi lahirnya banyak literatur dan gerakan hijau berbasis nilai-nilai keislaman di Indonesia. Kegiatan Stadium General berlangsung hangat dan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab, penyerahan cinderamata, serta ajakan bersama untuk menjaga bumi sebagai wujud ibadah dan tanggung jawab kemanusiaan. (TWI)

Visitasi Lapangan Pembukaan Program Doktor PAI: Langkah Strategis Menuju Kelahiran Program S3 Baru

Bandar Lampung — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar kegiatan Visitasi Lapangan Pembukaan Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sabtu (25/10/2025) bertempat di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic & Research Center UIN RIL. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses asesmen kecukupan izin penyelenggaraan program studi baru rumpun ilmu agama jenjang doktor. Tim asesor yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Prof. Dr. Ali Mudlofir, M.Ag. (UIN Sunan Ampel Surabaya), Prof. Dr. Fauzan, M.A. (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), serta Sri Haryanti, S.E., M.M. selaku perwakilan dari Subdit Pengembangan Akademik Diktis Kementerian Agama RI. Kehadiran para asesor ini disambut langsung oleh jajaran pimpinan universitas dan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Dalam sambutannya, Rektor UIN Raden Intan Lampung yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Alamsyah, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan visitasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan pembukaan program doktor baru di lingkungan Pascasarjana. “Pengajuan pembukaan program S3 PAI telah dipersiapkan secara matang oleh tim Pascasarjana bersama Lembaga Penjaminan Mutu. Pembukaan program ini merupakan kebutuhan mendesak seiring meningkatnya kebutuhan tenaga ahli berpendidikan doktor di berbagai bidang,” ujar Prof. Alamsyah. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor dan utusan dari Kementerian Agama, seraya berharap proses visitasi berjalan lancar hingga diterbitkannya surat keputusan (SK) izin penyelenggaraan program studi. Sementara itu, Prof. Dr. Ali Mudlofir, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat dari pihak kampus. Ia menilai bahwa pembukaan program doktor PAI di UIN Raden Intan Lampung merupakan langkah strategis dan sangat relevan dengan kebutuhan zaman. “Kami bertiga hadir untuk bersilaturahmi akademik sekaligus menjadi saksi lahirnya ‘anak baru’ yang sudah lama ditunggu-tunggu, yaitu program doktor Pendidikan Agama Islam. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujarnya. Senada, Prof. Dr. Fauzan, M.A. menegaskan pentingnya menjaga kualitas akademik dalam pendirian program baru ini. Pada sesi penutupan, Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas arahan serta masukan konstruktif dari para asesor. Dengan dukungan sumber daya manusia yang memadai, khususnya guru besar dan dosen berkompeten di bidang PAI, pembukaan program ini diharapkan mampu melahirkan ilmuwan, peneliti, dan praktisi pendidikan Islam yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu dan masyarakat. Kegiatan visitasi ini turut dihadiri oleh para guru besar UIN RIL, Kepala Biro AAKK, Ketua LPM, Sekretaris LP2M, Kasubbag Pascasarjana, para dosen, dan tenaga kependidikan Pascasarjana UIN RIL, yang semuanya menunjukkan dukungan penuh terhadap lahirnya program doktor baru di kampus hijau ini. Dengan terlaksananya visitasi lapangan ini, UIN Raden Intan Lampung optimistis Program Doktor Pendidikan Agama Islam akan segera memperoleh izin penyelenggaraan dari Kementerian Agama RI. Kehadirannya menjadi tonggak penting dalam memperluas kontribusi akademik dan pengembangan ilmu keislaman di Indonesia, sekaligus mempertegas posisi UIN RIL sebagai pusat unggulan dalam pendidikan tinggi Islam yang inovatif, berintegritas, dan berdaya saing global. (TWI)

Benchmarking dan Penandatanganan PKS: S2 PAI UIN RIL dan S2 PAI IAIN SAS Bangka Belitung Sepakati Kolaborasi Penguatan Mutu Pendidikan Islam

Bandar Lampung, 15 Oktober 2025 — S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menerima kunjungan kelembagaan dalam rangka kegiatan Benchmarking dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dari S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung, pada Rabu, 15 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Pascasarjana tersebut bertujuan untuk memperkuat jejaring akademik, meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi keagamaan Islam, serta memperluas kerja sama antarperguruan tinggi Islam di Indonesia. Rombongan dari S2 PAI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dipimpin oleh Dr Rada MPdI selaku Ketua Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam, didampingi Dr Indah Kusuma Dewi MPdI selaku Sekretaris Program Studi, serta tiga orang dosen perwakilan Program Studi PAI IAIN SAS. Kedatangan rombongan disambut secara langsung oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi Magister PAI Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, bersama Ketua dan Sekretaris Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta Kasubbag Tata Usaha Pascasarjana. Sambutan hangat tersebut menjadi pembuka bagi pelaksanaan kegiatan benchmarking yang berlangsung penuh keakraban dan profesionalisme. Dalam sambutannya, Prof Imam dalam hal ini selaku Ketua Prodi S2 PAI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan S2 PAI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang menjadikan S2 PAI Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung sebagai mitra benchmarking. Pihak Pascasarjana juga memaparkan profil kelembagaan, sistem penjaminan mutu akademik, serta strategi pengembangan kurikulum berbasis outcome (OBE) yang telah diterapkan dalam penyelenggaraan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN RIL. Sementara itu, Dr Rada MPdI dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola dan pengembangan kurikulum di lingkungan S2 PAI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Ia berharap, kunjungan ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi peningkatan mutu akademik, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain kegiatan diskusi akademik dan tukar pengalaman antarprogram studi, acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua belah pihak. Penandatanganan PKS tersebut menjadi bentuk konkret komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara S2 PAI Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dan S2 PAI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dalam mengembangkan inovasi pendidikan Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing global. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan kelembagaan. Suasana keakraban dan semangat kolaborasi yang terbangun selama kegiatan menjadi cerminan kuatnya tekad kedua institusi dalam memajukan mutu pendidikan Islam di Indonesia. (TWI)

Mahasiswa Doktor MPI UIN Raden Intan Lampung Perluas Wawasan Internasional Melalui Academic Forum di Fakulti Pengajian Bahasa Utama USIM

Negeri Sembilan, 23 September 2025 – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung melaksanakan kunjungan akademik (Academic Forum) ke Fakulti Pengajian Bahasa Utama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian dan berbagi pengetahuan, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat kerja sama riset dan jaringan akademik internasional di bidang pendidikan Islam. Rombongan disambut hangat oleh jajaran akademisi USIM, yakni Prof Madya Dr Noor Azizi Ismail (pakar Kaedah Pengajaran Bahasa Arab), Prof Dr Mohd Aderi Che Noh (ahli Pedagogi Pendidikan Islam), Dr. Mardiah Yahya, Dr Sarifah Nurhanum Syed Sahuri, dan Dr Maziahtusima Ishak. Dalam sambutannya, para dosen USIM mengungkapkan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya forum lintas negara sebagai ruang pertukaran pemikiran akademik di era global. Dalam sesi utama, beberapa mahasiswa Program Doktor (S3) MPI UIN Raden Intan Lampung mempresentasikan proposal disertasi yang menyoroti beragam isu manajemen pendidikan Islam di Indonesia. Topik-topik yang dibahas mencakup strategi peningkatan mutu pendidikan Islam, tantangan kepemimpinan lembaga pendidikan berbasis agama, hingga inovasi kebijakan yang relevan dengan perkembangan zaman. Presentasi ini menjadi kesempatan berharga bagi para mahasiswa untuk menampilkan pemikiran kritis dan gagasan inovatif yang lahir dari konteks pendidikan di tanah air. Para pakar USIM memberikan masukan yang konstruktif dan mendalam. Catatan penting yang disampaikan mencakup penguatan metodologi penelitian, pemilihan kerangka teoretis yang tepat, serta penekanan pada relevansi global riset-riset yang dikembangkan. Saran-saran tersebut menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas disertasi para mahasiswa, sekaligus memastikan kontribusi penelitian mereka dapat diakui di kancah akademik internasional. Selain sesi presentasi, forum ini juga membuka ruang diskusi dua arah yang kaya akan perspektif. Dosen-dosen USIM berbagi pengalaman tentang tren terbaru dalam pedagogi pendidikan Islam di Malaysia, sementara mahasiswa UIN Raden Intan Lampung menuturkan praktik dan tantangan yang dihadapi di Indonesia. Pertemuan ide ini menciptakan pemahaman bersama tentang pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam mengembangkan manajemen pendidikan Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman. Kunjungan Academic Forum ini menegaskan komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam memperluas jejaring akademik internasional dan memperkuat kapasitas riset mahasiswa doktoral. Dengan dukungan para pakar dari USIM, kegiatan ini diharapkan melahirkan kolaborasi lanjutan seperti publikasi bersama di jurnal bereputasi, pertukaran akademisi, hingga penyelenggaraan seminar internasional berikutnya. Langkah strategis ini sejalan dengan visi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung untuk menjadi pusat kajian dan riset unggul dalam bidang manajemen pendidikan Islam yang mampu memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui forum seperti ini, mahasiswa S3 MPI tidak hanya memperkaya wawasan ilmiah, tetapi juga memperkuat kapasitas kepemimpinan akademik yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan global di dunia pendidikan Islam. (TWI)