PENGABDIAN MASYARAKAT PRODI S2 MPI: MANAJEMEN KEUANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN

Program Magister (S2) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) adakan Pengabdian Masyarakat dengan tema Manajemen Keuangan Lembaga Pendidikan.
Kegiatan ini berlangsung selama 40 hari kerja, 14 Januari sampai dengan 6 Maret 2025 di SMAN 1 Katibung Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung dan dihadiri 20 peserta.

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola lembaga pendidikan dalam mengelola keuangan secara efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip manajemen keuangan yang baik guna mendukung keberlanjutan dan kualitas pendidikan di lembaga masing-masing.
Hadir dalam kegiatan ini, Dr Sovia Mas Ayu MA selaku Ketua Prodi S2 MPI, Arief Laksono mahasiswa S2 MPI, Yeni Noviyani SPd selaku Kepala SMAN 1 Katibung dan Siti Rufianti H., S.Pd selaku Waka Kurikulum dan peserta.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Katibung menyampaikan rasa syukur, “kami menyambut dengan hangat kehadiran rombongan Pengabdian Masyarakat dari Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung di sekolah kami. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, khususnya dengan tema Manajemen Keuangan Lembaga Pendidikan, yang tentunya sangat relevan dan bermanfaat bagi kami dalam meningkatkan pengelolaan keuangan sekolah secara lebih efektif dan transparan. Kami berharap ilmu yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi kami dalam mengelola keuangan dengan lebih baik demi kemajuan pendidikan. Terima kasih atas kunjungan dan ilmu yang diberikan, semoga kerja sama ini terus terjalin dengan baik.” ucap Yeni.
Kegiatan ini diisi dengan sharing session atau diskusi antara narasumber dan peserta diawali dengan presentasi pemateri, Arief Laksono.

Kedua belah pihak memiliki harapan besar terhadap kegiatan Pengabdian Masyarakat ini. Dari pihak universitas, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lembaga pendidikan, serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara dunia akademik dan praktisi pendidikan, sehingga tercipta sinergi dalam upaya peningkatan mutu manajemen pendidikan di Indonesia.
Sementara itu, dari pihak lembaga penerima, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru dan solusi praktis dalam pengelolaan keuangan sekolah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan para pengelola lembaga pendidikan dapat menerapkan strategi keuangan yang lebih baik untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah mereka. Semoga kegiatan ini membawa manfaat jangka panjang dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara universitas dan lembaga pendidikan. (TWI)