Membangun Networking Melalui Konferensi Internasional: Fitra Zahrotul Luqmi Mahasiswi S2 PAI Menjadi Presenter Konferensi Perempuan di Bangkok

Bertema “Re-grounding Feminisms: Theory and Praxis,” perhelatan 8th International Conference on the Future of Women 2025 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 20-21 Februari 2025 lalu merupakan kegiatan sangat berkesan bagi Fitra Zahrotul Luqmi. Bagi mahasiswi S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung angkatan 2023 itu, event internasional tersebut menjadi sangat Istimewa karena dalam acara yang ditaja oleh The International Institute of Knowledge Management (TIIKM) dan The Asian-African Association for Women, Gender and Sexuality (AAAWGS) tersebut, paper berjudul “Empowering Female Students in Indonesian Islamic Higher Education to Address Gender Bias in Digital Media” yang disiapkannya sekian lama akhirnya bisa dipaparkan di hadapan 125 delegasi lain dari berbagai negara dan latar belakang profesi.
Dengan tujuan utama memajukan berbagai kajian tentang perempuan melalui kolaborasi global, menurut Fitra Zahrotul Luqmi, cakupan topik konferensi meliputi isu-isu penting seputar perempuan seperti kesehatan reproduksi, keterwakilan politik perempuan, ketimpangan gender di tempat kerja, sampai kekerasan berbasis gender di dunia maya. Di sisi lain, konferensi ini pun menawarkan berbagai kesempatan berharga bagi para peserta baik publikasi prosiding konferensi yang melalui proses peer-review, penerbitan makalah lengkap di jurnal terakreditasi internasional dengan dukungan publikasi melalui program PublisHelp yang memberikan ulasan awal oleh komite pengarah publikasi berkelas dunia, maupun terbukanya peluang networking internasional dan menghadiri pelbagai workshop berkualitas.

Naskah yang dibawakan Fitra Zahrotul Luqmi berfokus pada pemberdayaan mahasiswi PTKI dalam mengatasi bias gender di media digital dengan sampel Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta (UINSUKA), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UINRIL). Menggunakan mixed method, penelitian kuantitatif dilakukan dengan sebaran kuesioner berupa 25 pertanyaan mengenai literasi media, bias gender, dan critical thinking; sedangkan metode penelitian kualitatifnya menggunakan Design Based Research (DBR) yang menghasilkan framework yang diharapkan tidak hanya berguna di dalam negeri tetapi juga bermanfaat secara global dengan mengatasi bias gender dalam pemanfaatan media digital untuk para mahasiswi. Menurut Fitra Zahrotul Luqmi, selain mendapat apresiasi yang sangat baik, naskah yang ia sampaikan dalam kegiatan ilmiah internasional yang sepenuhnya didukung Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama Republik Indonesia (BIB-LPDP) juga mendapat beberapa masukan penting dari para juri. Karena itu, pasca presentasi, untuk menjadikan naskahnya layak terbit di jurnal bereputasi internasional, saat ini ia tengah melakukan revisi secara mendalam.

Fitra Zahrotul Luqmi tengah memaparkan paper berjudul “Empowering Female Students in Indonesian Islamic Higher Education to Address Gender Bias in Digital Media”.