Mahasiswa S2 PAI UIN Raden Intan Lampung Gelar Pengabdian Masyarakat di Pondok Lansia UNAIS Malaysia


Tidak hanya melaksanakan kegiatan seminar di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), sebagai bagian penting dari Penguatan Kompetensi Lapangan (PKL), sebanyak 48 mahasiswa S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung juga melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) internasional di Pondok Lansia UNAIS, Selangor, Malaysia, pada Senin, 12 Januari 2026.

Didampingi Wakil Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan, Prof. Dr. Hj. Heni Noviarita, M.Si, Ketua Program Studi S2 PAI, Prof. Dr. Imam Syafe’i, M.Ag., Sekretaris Prodi, Damanhuri, M.Pd., dan Tenaga Kependidikan, Fadhila Permata Sari, SE., kegiatan ini tidak saja bertujuan untuk mempererat silaturahmi lintas negara tapi sekaligus memberikan wawasan intelektual kepada mahasiswa tentang proses pendampingan sosial-spiritual bagi para lansia.

Acara dibuka dengan pemaparan visi dan misi pondok yang disampaikan langsung oleh pendiri Pondok Lansia UNAIS, Dr. Mohd Isa bin Hamzah. Dalam sambutannya, Mohd Isa bin Hamzah menjelaskan bahwa lembaga ini didirikan dengan fokus pada pembinaan spiritual dan kesejahteraan para lansia di masa tua mereka. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran para mahasiswa dari Lampung. Kehadiran generasi muda di sini membawa energi positif bagi para penghuni pondok,” ujar Dr. Mohd Isa bin Hamzah.

Dosen senior di UKM tersebut juga menjelaskan bahwa sejak didirikan tahun 2018 di Selangor, saat ini Pondok UNAIS sudah melakukan pengembangan di daerah Sabah dan Kedah.

Usai sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama berupa dialog interaktif antara mahasiswa dan para santri (penghuni pondok). Suasana hangat terlihat saat para mahasiswa mendengarkan pengalaman hidup para lansia serta berbagi keceriaan melalui diskusi ringan.

Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari komitmen Prodi S2 PAI UIN Raden Intan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki kepekaan sosial baik di tingkat lokal maupun global.
“Kegiatan ini memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana memuliakan orang tua, mendampingi mereka melalui hari tua secara produktif, dan memahami manajemen pengelolaan pondok lansia yang baik di luar negeri,” ungkap salah satu peserta PKM, Riki Adi Pratama.

Kegiatan PKM ini tentu saja diharapkan dapat menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi berkelanjutan antara UIN Raden Intan Lampung dengan lembaga-lembaga sosial di Malaysia.

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Prodi S2 PAI kepada Pondok UNAIS, doa bersama, dan foto bersama sebagai simbol persahabatan antarbangsa.