Lima Pakar Internasional Hadir di Konferensi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Bahas Riset dan Inovasi untuk SDGs


BANDAR LAMPUNG – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menyelenggarakan Raden Intan Lampung International Conference on Research for Sustainable Development 2026 pada Jumat (28/8/2026) di Postgraduate Courtroom UIN Raden Intan Lampung. Mengusung tema “Interdisciplinary Research and Innovation for Accelerating the SDGs”, konferensi internasional ini menjadi forum akademik untuk mempertemukan peneliti, akademisi, mahasiswa, dan praktisi dalam mendiskusikan hasil riset serta gagasan inovatif yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan.

Konferensi diselenggarakan secara hibrid dengan melibatkan sekitar 200 peserta yang berasal dari berbagai negara. Kehadiran peserta secara langsung maupun daring menunjukkan luasnya partisipasi akademik dalam forum yang digagas Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung tersebut.

Kegiatan diawali dengan opening speech yang disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., dan Direktur Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Tulus Suryanto, MM., Akt., CA. Kegiatan ini turut dihadiri para ketua program studi (Kaprodi) dan sekretaris program studi (Sekprodi) di lingkungan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya akademik dan riset di lingkungan Pascasarjana.

Konferensi menghadirkan lima pakar internasional dari berbagai negara yang memberikan perspektif akademik dan pengalaman riset dalam bidang masing-masing. Para narasumber tersebut yakni Assoc. Prof. Dr. Fahmi Zaidi bin Abdul Razak, Director, Postgraduate Management Centre, Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang, Malaysia; Prof. Anwar M. Radiamoda, Ph.D., Sh.L, Director of Shari’ah Center, Mindanao State University, Filipina; Assoc. Prof. Kürşat Çapraz dari Sakarya University, Turki; Prof. Dr. Muhammad Auwal Salisu, Head of the Department of Islamic Studies, Federal University Gashua, Yobe State, Nigeria; serta Prof. Mohd Shahril Ahmad Razimi, Director Postgraduate at Kolej Universiti Perguruan Agama Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Kehadiran lima akademisi internasional tersebut memberikan warna tersendiri dalam forum konferensi, khususnya dalam memperluas perspektif mengenai riset interdisipliner dan inovasi. Perwakilan dari Malaysia, Filipina, Turki, Nigeria, dan Brunei Darussalam juga memperlihatkan adanya jejaring akademik lintas negara yang terus dikembangkan Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung.

Rangkaian konferensi berlangsung dalam dua sesi utama, yakni sesi panel dan sesi paralel. Pada sesi panel, peserta mengikuti diskusi bersama para pakar internasional yang membahas berbagai perspektif dan isu yang relevan dengan penelitian serta pembangunan berkelanjutan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi paralel yang menjadi ruang bagi para presenter untuk mempresentasikan artikel hasil penelitian mereka. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya menyampaikan temuan dan gagasan penelitian, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pandangan, serta memperoleh masukan akademik dari peserta lainnya. Sesi paralel tersebut menjadi bagian penting dalam membangun dialog keilmuan yang lebih spesifik sesuai bidang penelitian masing-masing presenter.

Pelaksanaan sesi paralel juga memperkuat karakter konferensi sebagai forum pertukaran pengetahuan. Artikel-artikel yang dipresentasikan menjadi bahan diskusi untuk melihat berbagai pendekatan, temuan, dan inovasi penelitian dalam perspektif interdisipliner yang memiliki keterkaitan dengan agenda SDGs.

Jalannya konferensi dipandu oleh dua moderator sesuai dengan sesi bahasa yang digunakan. Javid, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, bertugas memandu sesi berbahasa Arab, sedangkan Zakiyah, M.Pd., dosen muda Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN Raden Intan Lampung, memandu sesi berbahasa Inggris.

Keterlibatan unsur pimpinan Pascasarjana, Kaprodi, Sekprodi, akademisi internasional, presenter, serta peserta dari berbagai negara menjadikan konferensi ini sebagai ruang kolaborasi akademik yang mempertemukan beragam perspektif keilmuan.

Melalui Raden Intan Lampung International Conference on Research for Sustainable Development 2026, Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung terus mendorong penguatan ekosistem riset yang terbuka terhadap kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara. Forum ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan jejaring penelitian, kolaborasi akademik internasional, serta lahirnya inovasi yang memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Penyelenggaraan konferensi internasional ini sekaligus menegaskan peran Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung dalam membangun tradisi akademik yang berorientasi pada penelitian, inovasi, kolaborasi, dan kebermanfaatan ilmu bagi masyarakat serta pembangunan berkelanjutan. (TWI)