Kasubbag Tata Usaha Harumkan Nama Pascasarjana UIN RIL, Raih Peringkat II Nasional Berkat Inovasi “SIPINTAR”


Sumedang – Prestasi membanggakan diraih Farida Rahmawati, SAg MKomI, Kepala Subbagian Tata Usaha Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL). Farida berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam ajang Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Tahun 2025 yang diselenggarakan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN Nasional (Pusjar SKTAN). Penghargaan ini diumumkan dalam penutupan PKP di Gedung Serba Guna Pusjar SKTAN, Sumedang, Rabu (18/9/2025).

Farida mengharumkan nama UIN RIL dengan mempresentasikan inovasi unggulannya SIPINTAR (Sistem Informasi Pelayanan Terintegrasi Pascasarjana). Terobosan ini dirancang untuk menghadirkan layanan administrasi pascasarjana yang cepat, efisien, dan terintegrasi, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tersebut.

Keberhasilan Farida tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat citra Pascasarjana UIN RIL sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pelayanan publik. Inovasi ini menunjukkan komitmen Pascasarjana UIN RIL untuk terus menghadirkan layanan modern yang dapat diadopsi secara luas, sekaligus bukti bahwa UIN RIL mampu bersaing di level nasional melalui inovasi berbasis teknologi dan kebutuhan publik.

Dalam sambutan penutupan, Dr Joni Dawud DEA, Analis Kebijakan Ahli Utama Pusjar SKTAN yang mewakili Kepala Pusat, menekankan bahwa kelulusan PKP bukanlah akhir, melainkan awal penerapan kompetensi kepemimpinan. “Kini saatnya Bapak Ibu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki. Tantangan akan lebih berat, masyarakat semakin dinamis,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa inovasi peserta PKP harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan meninggalkan pola lama dalam pembangunan.

Pascasarjana UIN RIL menjadi satu-satunya perguruan tinggi keagamaan Islam yang masuk dalam lima besar inovasi terbaik nasional di PKP Angkatan II 2025. Capaian Farida ini menegaskan kapasitas sumber daya manusia Pascasarjana UIN RIL yang tak hanya kompeten dalam bidang akademik, tetapi juga mampu melahirkan gagasan strategis yang diakui secara nasional.

“Prestasi ini menjadi dorongan besar bagi Pascasarjana UIN RIL untuk terus berinovasi dan memberikan layanan yang lebih baik bagi mahasiswa dan masyarakat,” ungkap Farida usai menerima penghargaan.

Ke depan, inovasi SIPINTAR akan terus dikembangkan sebagai model layanan digital yang dapat diadopsi di berbagai unit kerja UIN RIL. Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa Pascasarjana UIN RIL mampu menjadi pelopor modernisasi layanan pendidikan tinggi Islam serta menginspirasi ASN di lingkungan kampus untuk terus menciptakan terobosan yang bermanfaat luas.

Capaian ini sekaligus menandai peran Pascasarjana UIN RIL sebagai pionir modernisasi layanan pendidikan tinggi Islam yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. (TWI)