Prestasi Membanggakan, Ketua Program Doktor (S3) HK Terbitkan Artikel di Jurnal Bereputasi Q1

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh akademisi Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Ketua Program Doktor (S3), Prof Dr Hj Siti Mahmudah MAg berhasil menerbitkan artikel ilmiah berjudul “Resistance to Religious Moderation in Indonesia’s Lower to Middle-Class Communities” di Jurnal Peuradeun Aceh, sebuah jurnal internasional bereputasi Q1 yang terindeks Scopus. Artikel ini terbit pada edisi Mei 2025 dan langsung menarik perhatian kalangan akademisi karena mengangkat isu sensitif dan aktual mengenai tantangan penerimaan moderasi beragama di kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, Mahmudah menganalisis berbagai faktor sosio-kultural, ekonomi, dan politik yang memengaruhi resistensi terhadap narasi moderasi agama, termasuk peran tokoh agama lokal dan media sosial. “Moderasi beragama bukan sekadar kebijakan pemerintah, tapi juga proses kultural yang memerlukan pendekatan dari akar rumput,” ujar Mahmudah dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa hasil penelitiannya diharapkan bisa menjadi rujukan dalam menyusun strategi pendekatan kebijakan yang lebih kontekstual dan humanis. Jurnal Peuradeun, dikenal luas di dunia akademik karena fokusnya pada kajian sosial, pendidikan, dan kebudayaan di wilayah Asia Tenggara dan dunia Islam. Masuknya artikel Siti Mahmudah ke dalam jurnal Q1 ini menjadi bukti bahwa isu-isu lokal Indonesia memiliki relevansi global dan dapat berkontribusi dalam diskursus akademik internasional. Penerbitan ini juga menjadi motivasi bagi akademisi lain untuk terus mengangkat tema-tema kontekstual yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat serta mendorong pemahaman yang lebih luas terhadap dinamika keberagamaan di Indonesia. (TWI)

Gandeng Kampus Internasional, S2 Pendidikan Bahasa Arab Siapkan Program Double Degree

Rabu, 4 Juni 2025 – Bandar Lampung — UIN RIL resmi menjalin kerja sama strategis dengan Suez Canal University, Mesir, yang akan difokuskan pada pengembangan program double degree di tingkat Pascasarjana, khususnya untuk Program Studi Magister (S2) Pendidikan Bahasa Arab. Selain itu, kerja sama ini juga akan mencakup berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, serta penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional. Pascasarjana memiliki 9 program magister (S2) dan 4 program doktor (S3), dengan 3 program magister yang terakdreditasi Unggul termasuk Program Magister (S2) Pendidikan Bahasa Arab. Dengan terakreditasi Unggul, S2 PBA terus mengembangkan kualitas pendidikan salah satunya dengan membuka program double degree guna mengembangkan daya saing global mahasiswa S2 PBA. Program Magister (S2) PBA aktif menjalankan kegiatan Internasional, seperti International Webinar dan Visiting Lecture yang menghadirkan narasumber internasional. Perwakilan dari Suez Canal University Mesir, Prof Tamer Sa’ad Ibrahim Khedr hadir dalam kegiatan tersebut secara offline dengan memberi materi juga motivasi untuk mahasiswa S2 PBA. Pada 21 Mei 2024, UIN Raden Intan Lampung dan Suez Canal University telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat Rektor. MoU ini ditandatangani oleh Rektor UIN RIL, Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD, dan perwakilan Suez Canal University, Prof Tamer Sa’ad Ibrahim Khedr. MoU tersebut merupakan kelanjutan dari Letter of Intent (LoI) yang telah terjalin, dengan fokus pada pertukaran budaya, kolaborasi pendidikan, dan penguatan sinergi dalam bidang penelitian ilmiah. Suez Canal University menduduki peringkat ke-125 secara global dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) ISR (Interdisciplinary Sciences) 2025 dan peringkat ke-6 di Mesir. Selain itu, universitas ini menduduki peringkat ke-1201-1400 dalam QS World University Rankings 2025. Dalam Nature Index 2024, SCU menduduki peringkat ke-10 di Mesir. “Suez Canal University merupakan salah satu universitas ternama di Timur Tengah dengan keunggulan dalam bidang studi bahasa dan pendidikan. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat besar, tidak hanya bagi mahasiswa dan dosen kami, tetapi juga bagi pengembangan keilmuan secara global,” ujar Prof Wan. Pihak Suez Canal University juga menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi program double degree, termasuk dengan menyediakan kurikulum bersama, fasilitator pengajar, dan akses ke sumber belajar. Program double degree ini dirancang agar mahasiswa dapat menempuh studi di kedua universitas di kedua negara dan meraih dua gelar akademik dalam waktu tempuh yang efisien. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas akademik lulusan serta membuka peluang lebih luas dalam dunia kerja internasional. Kerja sama ini akan segera ditindaklanjuti melalui pembentukan tim pelaksana dan penyusunan rencana implementasi program, yang dijadwalkan mulai berlangsung pada tahun akademik berikutnya. (TWI)